Tampilkan postingan dengan label buku bagus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label buku bagus. Tampilkan semua postingan

Rabu, 30 September 2009

The Host : Sang Pengelana

The Host
Sang Pengelana
Stephenie Meyer
Ukuran : 15 x 20 cm
Tebal : 776 halaman


Melanie Stryder menolak dilenyapkan.

Bumi dikuasai musuh tak kasatmata dan manusia dijadikan inang oleh para penguasa ini. Otak mereka diambil alih sementara tubuh mereka meneruskan kehidupannya yang lama, seolah-olah tak ada yang berubah.

Ketika Melanie tertangkap, tubuhnya diberikan kepada Wanderer, sang "jiwa" pengelana yang menjadi penguasa barunya. Wanderer telah diperingatkan mengenai berbagai tantangan yang akan dihadapinya dengan hidup dalam inang manusia: luapan emosi, perasaan yang melimpah, dan ingatan yang teramat kental. Namun ada satu yang tak pernah dibayangkan Wanderer: penguasa lama tubuh ini---Melanie Stryder---menolak menyerahkan benaknya sepenuhnya.

Wanderer menyelidiki pikiran-pikiran Melanie, berharap mengetahui di mana keberadaan segelintir manusia yang masih bersembunyi. Namun tanpa disadarinya, Melanie malah memenuhi pikiran Wanderer dengan sosok Jared, laki-laki yang dicintainya dan masih hidup dalam persembunyian. Perlahan namun pasti, Wanderer mulai mendambakan dan menginginkan Jared, dan bersama Melanie ia memutuskan untuk memulai perjalanan panjang mencari laki-laki yang sama-sama mereka cintai itu.

ISBN : 978-979-22-4777-0; 40201090042

Kamis, 03 September 2009

Keajaiban Tangan


Sejak diterbitkan pertama kali di Kairo, buku ini terus mengundang minat yang luar biasa di berbagai kalangan. Tema ini tidak pernah tersentuh dan terpikirkan oleh orang lain sebelumnya, dan merupakan sesuatu yang baru. Disusun berdasarkan penelitian, buku ini mudah dipahami dan dilengkapi dengan gambar. Pembaca akan menemukan penjelasan tentang: Mengapa Harus Tangan; Mengapa Alquran Menyebut Tangan: Tangan Allah SWT,Tangan para Malaikat.; Tangan para Nabi; Tangan Rasulullah; Tangan yang Selalu Berselisih dan Berperang; Tangan dalam Perspektif Sunnah; Tangan yang Bekerja Demi Peradaban.

Dibahas pula tentang Tangan dalam Perspektif Medis dan Anatomi: Tulang Tangan, Lipatan Tangan; Istilah-Istilah Membaca Tangan, Rahasia Jari-Jemari Perempuan; Keajaiban Tangan Janin; Keajaiban Sidik Jari; Penamaan Jari-Jemari; Keajaiban Bilangan; Makna Tangan dalam Bahasa Arab dan Penggunaan yang Beredar di Masyarakat; Berbagai Macam Penyakit Tangan Manusia, dan sebagainya.

Simaklah, dan Anda akan mampu menilai diri Anda, seraya takjub atas misteri besar tangan Anda sendiri.

Sabtu, 22 Agustus 2009

Jika AKu Masih Hidup Esok Pagi [Soft Cover]


Rp 34.900,00


Duhai Tuhan Yang Mahabaik, yang menambatkan keyakinan di jiwa yang putih, yang melembutkan nuansa rasa, yang menguatkan taji-taji imajinasi.

Jika aku masih tetap hidup esok pagi, aku berjanji, apabila Engkau perhebatkan aku, Engkau permuliakan aku, Engkau tempatkan aku di aras utama tempat Semesta bekerja, aku bersungguh-sungguh berkuat upaya membuat Engkau tersenyum.

Jika aku masih tetap hidup esok pagi, akan aku cukupkan hari-hariku untuk
melayani dan membawa kualitas-kualitas ilahi ke bumi.

Jika aku masih tetap hidup esoknya lagi, aku akan berlayar menyebrangi samudera waktu untuk membenarkan semua ketulusan kasih sayang yang Engkau sambungkan ke dalam mata rantai suci para nabi.

Duhai yang Mahatahu, yang membelah sunyi, biarlah aku bawa tangisanku pergi
jauh bersama cinta-Mu.

Terima kasih Allah, Engkau selalu membukakan angkasa pemikiran baru di jiwaku.[]

Jumat, 14 Agustus 2009

Ensiklopedia Arti Mimpi


[Hard Cover]
Rp 134.000,00


Mimpi sudah lama dipercaya membawa pesan-pesan mistis yang sanggup memberi haluan besar kepada manusia. Mimpi baik, mimpi buruk hanyalah satu dari triliunan takwil, tafsir, personifikasi makna arti dan refleksi dari realitas. Secara psikologi dan spiritual mimpi berguna untuk menautkan masa silam, hari ini dan esok nanti. Sebab, ketika seseorang bermimpi, sewaktu-waktu sukmanya dapat pergi dan putus dari raga. Tuhan tidak mungkin mentransplantasikan sesuatu yang mubazir dan sia-sia termasuk menciptakan mimpi.

Sebagai suara nubuwwah di masa depan, mimpi terkadang mengarahkan jalan sejarah suatu bangsa. Mimpi termasuk wilayah pengalaman pribadi, ia merupakan fenomena universal dan memainkan peranan penting dalam pembentukan kebudayaan manusia. Hampir dapat dipastikan, semua orang pernah bermimpi. Sepanjang catatan sejarah manusia, mimpi dan penafsirannya telah mengilhami orang-orang suci dan para nabi, penyair serta raja-raja, maupun para filosof. Namun tidak semua mimpi adalah benar dan otentik. Mimpi para nabi dan kekasih Allah (auliya) adalah mimpi yang merupakan wahyu dari Allah, yang benar dan sakral. Rasulullah saw. bersabda: "Mimpi yang benar merupakan satu bagian dari empat puluh enam cabang kenabian." Ada sebagian mimpi yang berasal dari setan dan menyesatkan.Mimpi mungkin juga disebabkan oleh masalah-masalah fisik atau psikologis seperti gangguan perut atau gangguan emosi. Karenanya, penting kiranya membedakan mimpi yang benar dari khayalan kosong, dan mimpi ilhami dari godaan setan.

Buku yang ada di tangan pembaca aslinya berjudul Muntakhah al-Kalam fi Tafsir al-Ahlam ditulis oleh seorang salih yang amat termasyhur dan terhormat, seorang ulama besar dan Sufi agung. Meski buku ini memandang mimpi dan arti pentingnya dari sudut pandang Islam, kebenaran yang menjadi landasannya dan yang disingkapkannya telah diakui sejak dahulu oleh berbagai agama-agama besar di dunia. Buku ini bukan berisi nujum atau sihir. Sungguh sangat bagus untuk dikoleksi!

Jika AKu Masih Hidup Esok Pagi


Harga : Rp 34.900,00

Duhai Tuhan Yang Mahabaik, yang menambatkan keyakinan di jiwa yang putih, yang melembutkan nuansa rasa, yang menguatkan taji-taji imajinasi.

Jika aku masih tetap hidup esok pagi, aku berjanji, apabila Engkau perhebatkan aku, Engkau permuliakan aku, Engkau tempatkan aku di aras utama tempat Semesta bekerja, aku bersungguh-sungguh berkuat upaya membuat Engkau tersenyum.

Jika aku masih tetap hidup esok pagi, akan aku cukupkan hari-hariku untuk
melayani dan membawa kualitas-kualitas ilahi ke bumi.

Jika aku masih tetap hidup esoknya lagi, aku akan berlayar menyebrangi samudera waktu untuk membenarkan semua ketulusan kasih sayang yang Engkau sambungkan ke dalam mata rantai suci para nabi.

Duhai yang Mahatahu, yang membelah sunyi, biarlah aku bawa tangisanku pergi
jauh bersama cinta-Mu.

Terima kasih Allah, Engkau selalu membukakan angkasa pemikiran baru di jiwaku.[]